Contoh Kata Baku

Masih ada beberapa orang yang salah kaprah tentang penulisan kata baku. Realitanya, memang banyak orang yang tidak bisa membedakan kata baku dan tidak baku. Ya, membedakan kata baku dan tidak baku memang terkadang sulit. Buat yang bingung membedakan kata baku dan tidak, berikut adalah contoh kata baku.

Adanya contoh kata baku perlu diketahui agar Anda tidak salah dalam menulis tulisan karya ilmiah. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini :

contoh kata baku

 

Pengertian Kata Baku

Kata baku adalah kata sudah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Pada umumnya, kata baku diatur oleh ejaan kaidah bahasa Indonesia yang bersumber Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kata baku selalu digunakan untuk :

  1. Membuat karya ilmiah.
  2. Membuat surat lamaran pekerjaan.
  3. Membuat surat dinas, surat edaran dan surat resmi lainnya.
  4. Membuat laporan.
  5. Membuat nota dinas.
  6. Saat berpidato dan rapat dinas.
  7. Saat musyawarah atau diskusi.
  8. Surat menyurat antara organisasi, instansi atau lembaga, dan lain-lain

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa contoh kata baku dan tidak baku. Sebagaimana yang tertera di dalam website Academic Indonesia :

A. Contoh kata baku :

  1. Aktif,
  2. Pasif
  3. Apotek
  4. Efektif
  5. Karena
  6. Foto
  7. Biosfer
  8. Bus
  9. Objek
  10. November
  11. Praktik
  12. Negeri
  13. Teknik
  14. Daftar
  15. Nasihat

Contoh kalimat kata baku:

Pada hari ini Vina akan pergi ke luar kota.

B. Contoh kata tidak baku

  1. Aktip
  2. Pasip
  3. Apotik
  4. Efektip
  5. Karna
  6. Poto
  7. Biosfir
  8. Bis
  9. Obyek
  10. Nopember
  11. Praktek
  12. Negri
  13. Tekhnik
  14. nasehat

Contoh kalimat tidak baku :

Saya akan keluar kota pada hari ini.

C. Contoh & Pengertian Kata Baku :

A

  1. Aberasi (abrasi) – penyimpangan dari yang umum
  2. Apotek (apotik) – tempat menjual obat atau tebus obat
  3. Atlet (atlit) – orang yang disebut olahragawan

B

  1. Batalion (batalyon) – bagian dari resimen dalam kesatuan tentara
  2. Baterai (baterei) – alat himpun dan pembangkit tenaga listrik
  3. Budek(budge) – tuli; tunarungu; lemah atau kurang pendengaran

C

  1. Cocktail (koktail): minuman beralkohol bercampur es batu dan gula
  2. Coklat (cokelat): warna seperti sawo matang
  3. Combro (comro): nama sejenis panganan
  4. Cumulus (kumulus): awan padat yang menggumpal

D

  1. Detil/detel (detail): sampai ke bagian-bagian kecil;rinci
  2. Deviden (dividen): bagian dari keuntungan perusahaan
  3. Dharma (darma): ajaran atau perbuatan baik;kebajikan
  4. Dhoif (daif): kekuatan hukumnya lemah

E

  1. Eksport/export (ekspor): pengiriman sesuatu ke luar negeri
  2. Ekwivalen/equivalen (ekuivalen): kadarnya sebanding
  3. Empek-empek (pempek): makanan khas palembang

F

  1. Foto studio (studio foto): studio untuk pemotretan; ruang untuk mengambil gambar
  2. Fotosintesa/fotosintesis (fotosintetis): pembentukan zat makanan pada tumbuhan di dalam bantuan sinar matahari
  3. Frigit (frigid): tidak mudah terangsang; nafsu seksualnya tidak bergairah

G

  1. Ghaib/ghoib (gaib): tersembunyi; terselubung
  2. Gip (gips): pembalut tulang patah
  3. Gladi (geladi): latihan; pemanasan kerja
  4. Grendel (gerendel): kunci pintu dari logam
  5. Griya (gria): rumah; tempat tinggal

H

  1. Higiena/hygiene (higiene): ilmu kesehatan
  2. Himbau (imbau): seruan ajakan serius
  3. Himpit (impit): desak-desakan; apit
  4. Hipotik (hipotek): surat berhutang; kredit dengan jaminan

I

  1. Islamiyah (Islamiah): Bersifat Keislaman
  2. Isra’ (Israk): Perjalanan Nabi Muhammad Dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aksa
  3. Isteri (Istri): Pasangan Hidup Suami; Wanita Yang Menikah; Bini

J

  1. Jahiliyah (jahiliah): kebodohan; belum beradab
  2. Jaman (zaman) : waktu lalu yang menandai sesuatu; waktu ; masa
  3. Jendral (jenderal): pangkat tertinggi dalam militer
  4. Jerembap (jerembab): jatuh tertelungkup

K

  1. Kaos (kaus): sarung baan, kaki, dan tangan
  2. Kasep (kasip): terlewat waktu
  3. Katagori (kategori): dasar mengelompokkan; kriteria
  4. Kataketis (katekis): guru agama kristen
  5. Katalisa (katalisis): pendayagunaan reaksi kimia

L

  1. Lapal/rapal (lafal): cara pengucapan bunyi bahasa
  2. Ledeng (leding): saluran air dari pipa
  3. Linier (linear): berkaitan dengan garis
  4. Liver (lever): hati

M

  1. Mabok (mabuk): hilang kesadaran; amat gemar; tergila-gila
  2. Madukoro (madukara): kain sutera benang emas
  3. Maag (mag): salah satu alat pencernaan; lambung

N

  1. Netralisir (netralisasi): proses penetralan penawaran racun atau bisa
  2. Netting (neting): permainan di depan net; bola menyentuh net
  3. Netto (neto): berat bersih; penghasilan bersih
  4. Nina bobo (ninabobo): tembang untuk menidurkan bayi

O

  1. Okulele (ukulele): alat musik seperti gitar empat dawai
  2. Omset (omzet): uang hasil penjualan
  3. Ongseng/oseng-oseng (gongseng): menggoreng tanpa minyak; hanya dengan bumbu

P

  1. Panca indra (pancaindera): lima indera yaitu
  2. Penglihatan, pencium, pengecap, perasa, pendengar
  3. Panembahan (penembahan): sebutan raja atau orang yang dihormati
  4. Pangkreas (pankreas): kelenjar ludah perut

Q

  1. Qodiriyah (Kadiriah): aliran tarikat yang didirikan Abdul Kadir Jailani
  2. Qolam/qalam (kalam): alat tulis; perkataan
  3. Qolbu (kalbu): pusat perasaan batin; hati
  4. Qomariyah (Kamariah): penanggalan berdasarkan peredaran bulan
  5. Qomat (kamat): seruan salat segera dimulai

R

  1. Radio aktif (radioaktif): sinar radium dan uranium untuk pengobatan
  2. Raka’at/rekaat (rakaat): hitungan dalam salat
  3. Rangking/rengking (ranking): peringkat; pangkat; tingkat
  4. Ronsen (rontgen): foto dengan sinar-x

S

  1. Salesma (selesma): penyakit hidung beringus; influenza; pilek
  2. Sticker (stiker): tulisan pada plastik untuk ditempel
  3. Strok (stroke): serangan otak dibarengi kelumpuhan
  4. Sub bab (subbab): anak bab; di bawab

T

  1. Tersina (terzina): puisi tiga larik
  2. Test (tes): ujian untuk menjajagi kemampuan; percobaan
  3. Thawaf (tawaf): berjalan tujuh kali mengitari kakbah sewaktu haji
  4. Tonel (tonil): sandiwara; pentas drama

U

  1. Urin (urine): air kencing; air seni
  2. Ustadz (ustaz): guru agama islam; mubalig

V

  1. Valentin (valentine): hari kasih sayang
  2. Vampire (vampir): kelelawar besar penghisap darah; makhluk halus yang menakutkan
  3. Vanilli/panili (vanili): biji pengharum makanan                                         

W

  1. Waver (wafer) : sejenis kue
  2. Waqaf (wakaf) : sumbangan
  3. Wihara (vihara) : rumah ibadah umat buddha

X

  1. Senon (xenon) : unsur kimia dengan nomor atom 54
  2. Xantophil (xantofil): pigmen pada tumbuhan

Y

  1. Yudikatif (judikatif): berkaitan dengan yang mengadili perkara; fungsi dan pelaksanaan keadilan
  2. Yudisial (judisial) : lembaga negara bersifat mandiri yang berwenang mngusulkan pengangkatan hakim agung dan mempunyai wewenang lainnya.

Z

  1. Zinah/jina (zina): persetubuhan yang tidak sah menurut hukum; senggama pria dan wanita yang bukan suami istri
  2. Zona (zone): wilayah yang dibatasi; daerah; kawasan
  3. Zygot/zigote (zigot): perkembangan lanjut pertemuan ssel jantan dan betina; sebelum menjadi embrio
  4. Zam-zam (zamzam): mata air di mekah
  5. Zig-zag (zigzag): berliku-liku; berkelok-kelok; berbelit-belit

Seperti itulah ulasan mengenai contoh kata baku yang disesuaikan dengan kaidah tata Bahasa Indonesia yang benar. Semoga bermanfaat.