Hati-Hati, Sisa Minuman Botol Bisa jadi Sarang Bakteri! Berikut Cara Mencuci yang Benar

Membawa botol minum/tumbler kini sudah menjadi gaya hidup yang memiliki manfaat untuk menjaga lingkungan, karena sampah plastik akan berkurang secara otomatis.

Seperti halnya alat makan yang lain, tumbler custom pun harus dicuci rutin agar tak menjadi sarang kuman.

Menurut dr.Yulia Rosa Saharman, Sp.MK, kuman pada botol minum kerap bersembunyi di dinding botol, bagian dalam, hingga tutup botol.

"Bahkan ada penelitian untuk membandingkan botol minum milik mahasiswa dengan dudukan toilet, ternyata jumlah bakterinya di botol ini jauh lebih banyak" ungkap Yulia.

Baik itu mikroba, jamur, virus atau pun bakteri, bisa dengan mudah berkembang biak dalam hitungan jam, bahkan menit, ketika berada di dalam botol tumblermu.

Tak hanya botol dengan materi plastik saja, namun menurut Yulia, botol tumbler yang terbuat dari stainless steel atau kaca pun bisa menjadi sarang kuman.

"Bahan dari botol tak berpengaruh, karena memang bakteri bisa menempel, apalagi kalau isi botolnya bukan hanya air, semisal susu, kopi atau teh," ungkap salah satu dokter spesialis mikrobiologi klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

tumbler custom hits

Karena itu, kamu harus mengetahui cara mencuci tumbler surabaya yang benar :

Cuci setiap hari

Untuk mencegah bakteri bersarang dalam tumbler, maka kamu harus mencucinya setiap hari. Jangan pernah menggunakan tumbler lebih dari sekali sebelum mencucinya terlebih dahulu.

Berkali-kali meletakan bibir di botol tumbler, pastinya bisa membuat bakteri berkembang biak dengan mudah. Ya kuman satu ini mudah berpindah kedalam botol karena bibir kerap menempel di bagian itu.

"Kuman mudah berkembang di lokasi yang lembab dan menyebar dengan mudah pada situasi yang tepat. Dan sangat berbahaya jika Anda memasukkannya ke mulut," ungkap direktur produk pembersih di Good Housekeeping Institute Carolyn E Forte kepada Huffington Post.

Itu mengapa pemerintah Inggris menyarankan agar selalu mencuci tumbler yang diisi teh atau kopi setiap kali selesai diminum.

Gunakan Spons Pembersih

Banyak orang yang kerap menggunakan spons kotor untuk membersihkan botol minum. Alat pencuci piring inilah yang membuat tumbler semakin kotor. Nah jauh lebih baik jika menggunakan sikat khusus untuk tumbler kesayanganmu.

Charles Gerba selaku Profesor di Universitas Arizon mengatakan, sebaiknya botol minum dicuci di mesin pencuci piring karena spons membawa kuman yang jauh lebih berbahaya. Di sisi lain, The daily meal menyarankan agar tak menggunakan botol tumbler dengan tutup yang di geser.

Karena ada laporan dari studi Treadmill Reviews yang menunjukkan botol minum dengan tutup yang digeser ternyata mengandung lebih dari 933 ribu unit bakteri. Jika dibandingakan dengan dudukan toilet hanya memiliki 172 unit bakteri. Mengerikan!

Gunakan Deterjen

Ketika mencuci botol tumbler, gunakan sabun cuci karena membilas dengan air saja tak akan cukup. Oleh sebab itu, gosok dengan sabun cuci sampai ke tempat yang tersembunyi seperti di balik tutup botol. Pasalnya tempat inilah yang bisa dijadikan sarang kuman dalam berkembang biak.

"Jika botol minum kotor, air panas pun tak akan cukup, maka deterjen yang akan membantu botolmu," kata direktur perusahaan kebersihan kemasan AddMaster, Paul Morris kepada the telegraph.

Itulan cara membersihkan botol tumbler yang benar, semoga bermanfaat!