Puisi Jawa: Jenis-jenis Geguritan dan Contohnya

Geguritan ialah salah satu bentuk karya sastra berbentuk puisi yang menggunakan bahasa Jawa. Dalam penulisannya terdapat beberapa penggolongan berdasarkan bentuknya. Dengan mengetahui jenis-jenis geguritan dan contohnya, tentu akan memudahkan Anda dalam memahami bahkan menciptakannya.

Jenis-jenis Geguritan

Jenis-jenis geguritan dan ada tiga berdasarkan isi dan bentuk penyampaiannya. Selain itu, ini dapat dibedakan menurut temanya juga. Seperti tentang keluarga, ucapan idul fitri, sakit hati dan lain sebagainya. Berikut adalah pembagian berdasarkan bentuknya:

Geguritan Deskriptif

Geguritan jenis ini menonjolkan cerita atau rincian dari suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat. Contohnya hal-hal tentang pendidikan, alam dan masih banyak lainnya. Serta, dituliskan secara runtut atau berurutan berdasarkan kejadian yang diangkat.
 

Geguritan Naratif

Sesuai dengan namanya, geguritan jenis ini dituliskan dalam bentuk cerita mengenai suatu kondisi ataupun kejadian serta pengalaman yang dirasakan, dilihat atau diketahui oleh penulis maupun orang lain. Contohnya yaitu, mengenai suasana hati misal saat gembira atau sakit hati.

Mengetahui jenis geguritan juga penting, agar dalam proses penulisannya tetap sesuai aturan. Meskipun saat ini tidak sedikit pula geguritan Bahasa Jawa yang ditulis dengan gaya bebas, namun tetap menggunakan kaidah unsur Intrinsik dan ekstrinsiknya.

Geguritan berisi Kritikan atau Sindiran

Ialah geguritan yang berisi tentang kritikan atau sindiran akan sesuatu. Biasanya dibuat dengan maksud untuk mengkritik suatu hal. Misalnya mengenai kebijakan pemerintah, kehidupan sosial dan lain-lain. Selain itu, adapula tentang hal-hal ringan di kehidupan sehari-hari misal mengenai kelakuan anak jaman sekarang yang berbeda jauh dengan dahulu.

Jenis geguritan yang satu ini sering digunakan oleh para penyair untuk menyuarakan pendapatnya, terlebih mengenai suatu hal dengan cara sedikit sarkas karena melalui sindiran dan kritikan. Meski begitu, pemilihan diksinya pun tetap sesuai dengan kaidah dan sopan.

Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis geguritan dan contohnya yang digunakan oleh para penyair. Dengan mengetahui ilmunya akan memudahkan penulis untuk menentukan bentuk puisi dalam karyanya. Selamat mencoba menciptakan salah satu karya berbahasa Jawa ini.