Rincian & Keuntungan Usaha Roti Bakar Kaki Lima

Sebagian besar orang takut memulai berbisnis. Misalnya, takut tidak berjalan padahal sudah mengeluarkan modal yang tidak sedikit atau justru tidak ada modal untuk mengembangkan usaha, dan masih banyak alasan lainnya. Berbisnis bisa dibilang susah-susah gambang. Mulai lah bisnis yang membutuhkan modal kecil, tapi membawa peluang keuntungan yang besar.
 
Salah satu bisnis kecil yang menguntungkan adalah roti bakar. Peminat roti bakar semakin meningkat dari hari ke hari. Rasa khasnnya yang gurih selalu dirindungan konsumen dari berbagai kalangan. Tentu hal ini menjadi peluang besar bagi pebisnis roti bakar. Keuntungan yang dicapai pebisnis roti bakar mencapai jutaan rupiah. Sebelum mencapai keuntungan yang besar itu, tentu harus merintisnya dari nol. Dari usaha roti bakar kaki lima sampai menjadi pebisnis roti bakar yang memiliki cabang diberbagai daerah.
 
Bahan dasar roti bakar itu sendiri adalah roti tawar. Memang di awal membuka usaha tidak memungkinkan untuk memproduksi roti tawar sendiri.  Mengingat modal yang minim, serta tenaga dan waktu yang kurang. Pebisnis pemula dapat bekerja sama dengan pabrik roti tawar bandung
 
Cara pembuatannya pun tidak sulit. Berikut langkah membuat roti bakar:
  • Olesi masing masing bagian roti tawar dengan mentega
  • Olesi pemanggang roti dengan mentega
  • Letakkan satu persatu roti tawar diatas pemanggang yang telah dioleso mentega
  • Taburi roti tawar dengan toping. Disini pilihan toping beragam, seperti selai, meses dan kecu parut. Bisa juga menambahkan susu kental manis
  • Tutup bagian atasnya dengan roti tawar yang sudah dipanggang
  • Panggang roti hingga berwarna kuning keemasan
  • Lakukan cara yang sama untuk roti bakar selanjutnya
  • Roti bakar siap disajikan
Modal Awal Usaha Roti Bakar Kaki Lima
Investasi yang dibutuhkan:
  • Alat pemanggang : Rp. 800.000,00
  • Etasale : Rp. 2.000.000,00
  • Tenda : Rp. 2.500.000,00
  • Piring, garpu, sendok, gelas, dan lain lain : Rp. 500.000,00
  • Kipas, kompor, capitan rot : Rp. 1.000.000,00
  • Meja, kursi : Rp. 1.500.000,00
Jumlah investasi: Rp. 8.300.000,00
 
Biaya operasionl 1 bulan (30 hari)
  • Selai bermacam rasa : Rp. 350.000,00
  • Mentega 12 kg : Rp. 120.000,00
  • Cokelat ceres 12 kg : Rp. 160.000,00
  • Kacang 5 kg : Rp. 60.000,00
  • Susu kental manis 10 kg : Rp. 120.000,00
  • Keju 10 biji : Rp. 140.000,00
  • Plastic 1 pack : Rp. 10.000,00
  • Kertas roti 1 pack : Rp. 15.000,00
Jumlah total: Rp. 975.000,00
Catatan: harga selai mencakup 5 rasa, tiap selai 10 kg dengan perkiraan harga Rp. 70.000,00.
 
Perkirakan harga per roti bakar Rp. 7.500,00. Targetkan satu hari mampu menjual 45 roti bakar. Perkiraan penjualan dalam 1 bulan:
45 roti bakar × 30 hari = 1.350 roti bakar
 
Perkiraan pendapatan kotor dalam 1 bulan:
1.350 roti bakar × Rp. 7.500 = Rp. 10.125.000,00
 
Perkiraan keuntungan usaha roti 1 bulan:
Rp. 10.125.000,00 – Rp. 975.000,00 = Rp. 9.150.000,00
 
Kelebihan Usaha Roti Bakar
Usaha roti bakar konsisten konsumennya, dengan kata lain bukan usaha yang musiman. Contohnya, bisnis es campur mengalami peningkatan konsumen saat musim panas, tapi saat musim hujan konsumen menurun. Berbeda dengan roti bakar yang tetap diburu dalam musim apapun.
 
Penjualan roti bakar menghasilkan omset harian yang dapat diputar dengan cepat. Sehingga dapat dirasakan keuntungan usaha roti bakar sangat menjanjikan. Akan tetapi, besar omset sangat dipengaruhi oleh lokasi berjualan. Carilah tempat yang strategis atau tempat yang selalau ramai dikunjungi orang, seperti dekat lokasi kampus atau sekolah atau dekat pusat perbelanjaan.
 
Peluang usaha roti bakar sangat menggiurkan, bukan? Setelah bisnis terlaksana, selanjutnya pertahankan kualitas rasa, kebersihan, dan masih banyak lagi. Dalam menjaga kualitas produk, contoh Valevinka Bakery. Dari awal kemunculannya hingga saat ini sebagai toko bakery di jakarta, selalu konsisten menjaga kualitas produknya. Bisa dilihat produk-produknya tetap memiliki rasa nomor satu.
 
Tunggu apa lagi? Mulai bisnismu sekarang juga.
 

Leave a Reply